<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://e-repository.stikesmedistra-indonesia.ac.id/xmlui/handle/123456789/39">
<title>Tesis</title>
<link>http://e-repository.stikesmedistra-indonesia.ac.id/xmlui/handle/123456789/39</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://e-repository.stikesmedistra-indonesia.ac.id/xmlui/handle/123456789/57"/>
<rdf:li rdf:resource="http://e-repository.stikesmedistra-indonesia.ac.id/xmlui/handle/123456789/56"/>
<rdf:li rdf:resource="http://e-repository.stikesmedistra-indonesia.ac.id/xmlui/handle/123456789/55"/>
<rdf:li rdf:resource="http://e-repository.stikesmedistra-indonesia.ac.id/xmlui/handle/123456789/52"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-25T18:54:02Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://e-repository.stikesmedistra-indonesia.ac.id/xmlui/handle/123456789/57">
<title>PERBANDINGAN METODE EKSTRAKSI MASERASI DENGAN METODEREFLUKS TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN TOKSISITAS DARI DAUN MANGKOKAN Nothopanax Scutellarium Merr</title>
<link>http://e-repository.stikesmedistra-indonesia.ac.id/xmlui/handle/123456789/57</link>
<description>PERBANDINGAN METODE EKSTRAKSI MASERASI DENGAN METODEREFLUKS TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN TOKSISITAS DARI DAUN MANGKOKAN Nothopanax Scutellarium Merr
DHARMAYANTI
Pemilihan metoda ekstraksi penting untuk menghasilkam ekstrak dengan jumlah ekstrak dan mutu ekstrak yang maksimal. Oleh karena itu telah dilakukan penelitian tentang perbandingan metode ekstraksi maserasi dan refluks pada penetapan kadar aktivitas antioksidan dan toksisitas pada daun Mangkokan. Daun Mangkokan diekstraksi dengan dua metode yaitu maserasi dan refluks dengan menggunakan etanol. Ekstrak etanol yang dihasilkan dipartisi dengan&#13;
menggunakan pelarut heksan, etil asetat, dan air. Hasil ekstrak partisi itu kemudian diuji aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH dan diuji toksisitasnya dengan metode BSLT. Rendemen ekstraksi dengan metode maserasi selama 24 jam triplo menghasilkan ekstrak etanol 21,63%, sedangkan rendemen ekstraksi dengan metode refluks selama 3 jam triplo menghasilkan ekstrak etanol 12,55%. Aktivitas antioksidan (rata rata IC50) ekstrak maserasi yang terdiri dari : fraksi etil asetat : fraksi heksan : fraksi air = 37,13 bpj : 181,53 bpj: 69,28 bpj. Aktivitas antioksidan (rata rata IC50) ekstrak refluks yang terdiri dari : fraksi etil asetat : fraksi heksan : fraksi air = 58,33 bpj : 222,44 bpj: 78,36 bpj. Aktivitas toksisitas (rata rata LC50) ekstrak dengan metoda maserasi yang terdiri dari : fraksi etil asetat : fraksi heksan : fraksi air = 1644,75 bpj : 5,91 bpj: 58,42 bpj. Aktivitas toksisitas (rata rata LC50) ekstrak refluks yang terdiri dari : fraksi etil asetat : fraksi heksan : fraksi air = 2031,75 bpj : 6,25 bpj: 60,63 bpj. Kesimpulan fraksi heksan dengan metode refluks dan maserasi bersifat memiliki aktivitas toksisitas yang baik dan fraksi etil asetat dari kedua metoda ekstraksi memiliki aktivitas antioksidan yang baik. Penelitian ini menyimpulkan secara statistik bahwa kedua metode yaitu maserasi dan refluks menghasilkan kadar IC50 dan LC50 yang berbeda nyata, dimana metode maserasi menghasilkan ekstrak dengan aktivitas antioksidan dan toksisitas terhadap Artemia salina yang lebih baik daripada metode refluks. Hasil dari kromatogram KG-SM ekstrak etil asetat diperoleh senyawa yang bersifat sitotoksik yaitu Loliode dan Coniferyl alcohol.
Daftar Pustaka    : 32&#13;
Jumlah Halaman : 50
</description>
<dc:date>2014-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://e-repository.stikesmedistra-indonesia.ac.id/xmlui/handle/123456789/56">
<title>ANALISIS KEJADIAN DISMENORE PADA MAHASISWI STIKES MEDISTRA INDONESIA BEKASI</title>
<link>http://e-repository.stikesmedistra-indonesia.ac.id/xmlui/handle/123456789/56</link>
<description>ANALISIS KEJADIAN DISMENORE PADA MAHASISWI STIKES MEDISTRA INDONESIA BEKASI
Hainun Nisa, SST., M.Kes
Pendahuluan: Setiap bulan wanita usia subur pasti mengalami menstruasi. Saat menstruasi ini, masalah yang dialami banyak wanita adalah rasa nyeri yang hebat. Rasa nyeri saat menstruasi disebut dismenore. Dismenore adalah masalah yang sangat umum terjadi dikalangan wanita muda, adapun gejala yang dirasakan adalah nyeri panggul atau perut bagian bawah yang menjalar ke punggung dan sepanjang paha. Puncak rasa nyeri sering terjadi pada saat perdarahan masih sedikit. Angka kejadian dismenore secara Nasional cukup tinggi sekitar 40-50% sering terjadi pada remaja, namun yang datang berobat ke dokter sangat sedikit, yaitu 1-2% saja. Dismenore yang terjadi pada remaja sering membuat mereka tidak hadir di sekolah dan ketidakhadiran ini menyebabkan proses belajar mengajar terganggu. Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis dapat merumuskan masalah penelitian yaitu belum diketahuinya faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian dismenore pada mahasiswi Kebidanan di STIKes Medistra Indonesia Bekasi&#13;
Metode: Penelitian yang dilaksanakan di STIKes Medistra Indonesia ini menggunakan disain crosssectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswi Kebidanan tingkat 1 dan 2 yang terdaftar pada program studi diploma III Kebidanan di STIKes Medistra Indonesia pada tahun 2014. Adapun alasan peneliti tidak menggambil populasi dari tingkat III, dikarenakan pada saat itu, tingkat III sedang melaksankan praktik klinik lapangan. Sampel diambil dengan menggunakan probability sampling dengan teknik Simple Random Sampling. Variabel dependen adalah kejadian dismenore. Sedangkan variabel independen terdiri dari umur menarche, faktor keturunan, konsistensi perdarahan haid, lama haid, olahraga dan stres. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer. Alat pengumpulan data berupa kuesioner sedangkan teknik pengumpulan data dengan cara angket.&#13;
Hasil: Hasil penelitian diperoleh dari 179 responden sebanyak 99 orang (55,3%) mengalami dismenore. Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh bahwa faktor keturunan, lama haid dan stres berhubungan dengan dismenore. Variabel umur menarche merupakan variabel counfounding. Pada penelitian ini, faktor keturunan merupakan faktor dominan (OR = 5,283) setelah dikontrol variabel lama haid, stres dan umur menarche.&#13;
Diskusi; Perlunya olahraga teratur mengingat angka kejadiannya cukup tinggi yaitu dengan memprogramkan kegiatan olahraga rutin. Pelayanan kesehatan reproduksi yang efektif dari pihak institusi guna melakukan identifikasi dismenore yang mengarah ke dalam keadaan patologis, dengan cara melakukan konseling yang efektif dan edukatif dalam rangka Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR).
</description>
<dc:date>2014-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://e-repository.stikesmedistra-indonesia.ac.id/xmlui/handle/123456789/55">
<title>PENGARUH TERAPI RENDAM AIR HANGAT PADA KAKI  DENGAN MINYAK  AROMA TERAPI LAVENDER TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR LANSIA DENGAN OSTEOARTHRITIS DI PANTAI WERDHA KRISTEN HANA</title>
<link>http://e-repository.stikesmedistra-indonesia.ac.id/xmlui/handle/123456789/55</link>
<description>PENGARUH TERAPI RENDAM AIR HANGAT PADA KAKI  DENGAN MINYAK  AROMA TERAPI LAVENDER TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR LANSIA DENGAN OSTEOARTHRITIS DI PANTAI WERDHA KRISTEN HANA
Lisna Agustina
</description>
<dc:date>2015-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://e-repository.stikesmedistra-indonesia.ac.id/xmlui/handle/123456789/52">
<title>Pengaruh Berfikir Kritis Terhadap Kemampuan Perawat Pelaksana Dalam Melakukan Asuhan Keperawatan Di Rumah Sakit Hermina Bekasi Tahun 2016</title>
<link>http://e-repository.stikesmedistra-indonesia.ac.id/xmlui/handle/123456789/52</link>
<description>Pengaruh Berfikir Kritis Terhadap Kemampuan Perawat Pelaksana Dalam Melakukan Asuhan Keperawatan Di Rumah Sakit Hermina Bekasi Tahun 2016
This study proposed to figure out the influences of crirically thinking to the skill&#13;
of nurse assosiate in conduction the nursing care at Hermina Hospital in Bekasi.&#13;
The type of this study is quantitative method with the cross sectional approach.&#13;
The samples of the study were 104 nurse assosiate with the total sampling&#13;
technique. The statistical analysis used the chi square. The influences of critically&#13;
thinking to the skill of nursing assosiet in conducting the nursing care (p= 0,026).&#13;
was the result of the study the nursing that thought critically got the chances of&#13;
2,403 times more than less crirically thinking nurses. To the future the hopitacal&#13;
can developing journal reading programme and to make it of reading habbit&#13;
national and international research to be improvement knowledge and need for&#13;
nurses associate that it can inereating skill crtical throw nursing round.
</description>
<dc:date>2019-05-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
